Banting-Banting Adonan, Tips Agar Bakpao Sempurna

DSC02287

Masih ingat proyek #masakgampangdanenak? Nah kali ini kami harus  berkreasi dengan bahan dasar kecap. Setelah pikir-pikir enaknya bikin hidangan apa yang menarik, selain oseng-osengan, akhirnya terlintas kenapa nggak bikin ayam kecap, tapi jadi isian bakpao. Apalagi waktu itu lagi kangen-kangennya sama bakpao yang dijual di depan Stasiun Duren Kalibata. Jadi kalau pulang kuliah sudah lebih dari jam 6 sore, sering banget beli bakpao itu. Soalnya teksturnya lembut banget dan rasa isiannya enak. Salah satu abang bakpao favorit deh.

Read More

Tiga Tempat untuk Akhir Pekan yang Manis

2017_0326_12415000

Minggu ini terasa cepat ya karena Selasa kemarin sempat merasakan libur (bagi kalian yang tidak merayakan Hari Raya Nyepi). Besok sudah mulai masuk akhir pekan lagi, dompet pun masih tebal karena baru gajian :p Kalau awal bulan gini memang jadi waktu yang paling pas untuk berakhir pekan sambil makan-makan lucu bersama orang tersayang. Saya punya rekomendasi tiga tempat yang bisa kalian sambangi akhir pekan besok. Pastinya tiga tempat ini bisa membuat akhir pekan kalian manis.

Read More

Jajanan Korea yang Praktis dan Nagih

12417711_10153804489623965_2254936428270113038_n

Jinjja? Ada jajanan korea yang bisa dibuat dengan gampang dan dijamin enak? Aigooooo, ini harus dicoba! Gara-gara ngikutin TV show The Return of Superman dan 3 Meals A Day, saya jadi mengerti bahasa Korea walaupun sedikit-sedikit banget. Plus sekarang udah mulai menggemari beberapa drama korea. Oppa Yoo Yeon Seok ganteng banget ya Tuhan! Gara-gara sempet gila Korea, saya juga jadi tau beberapa makanan dan camilan khas Korea. Terlebih beberapa supermarket sekarang udah punya bagian makanan/minuman Korea.

Read More

Ketika Kita Sibuk Mencari yang Lebih Baik

IMG_20161113_091651

“when you have something good, please do not go looking for something better”

Mencerna kutipan di atas butuh waktu yang tidak sedikit. Biasanya ketika saya scrolling timeline Twitter atau Instagram dan menemukan berbagai quotes dari akun ternama, saya bisa mencerna itu dengan cepat. Maksudnya mencerna di sini adalah menyetujui atau tidak menyetujui pernyataan tersebut. Namun untuk kali ini, saya akui butuh waktu yang tidak sedikit.

Kenapa emang kita nggak boleh nyari yang lebih baik? Hidup kan menyoal cari berbagai hal yang baik. Tiba-tiba yang terlintas di benak saya saat membaca kutipan ini  adalah apa yang terjadi belakangan ini di hidup saya.

Read More

Selamat Datang di Website Resmi #cookandbites!

Satu kalimat pembuka yang pas untuk mengawali website ini: akhirnya jadi juga! Keinginan saya untuk kembali menulis sebenarnya udah dipendam lamaaaaaaaaa banget. Meskipun keseharian saya juga menulis untuk iklan, tapi rasanya beda kan menulis untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan dan menulis untuk memenuhi passion, hehe.

Website ini ke depannya akan berisi mengenai hobi memasak saya dan aktivitas lainnya yang saya anggap seru dan sayang untuk tidak dibagi ke kalian. Mengenai nama website ini, misal kalian sudah lama berteman dengan saya, pasti nggak asing lagi dengan nama cookandbites. Iya, itu proyek masak memasak saya. Senangnya punya nama sendiri.

Di post pertama ini, didedikasikan untuk bercerita seputar cookandbites ya. Jadi, cookandbites yang penulisan sebenarnya #cookandbites adalah proyek belajar saya untuk menyajikan hidangan yang enak dengan tampilan yang menarik. Semuanya berawal ketika saya menginjak semester akhir. Waktu itu kegiatan saya hanya skripsian. Bosen kan tiap hari baca jurnal, turun lapangan, ngetik. Muak juga. Sampai di bulan 2 semester 7 saya memutuskan untuk istirahat dari skripsi. Saya izin juga kok sama pembimbing.

Di tengah saya jadi penggaguran yang cuma nonton series, film, nongkrong, nyoba coffeeshop baru, sampai menyelesaikan novel, saya merasa useless. Banyak kegiatan yang terbuang percuma rasanya, walaupun nyatanya nggak buang-buang banget sih, anaknya lebay aja. Fyi, salah satu tabiat saya memang agak bosenan dan rasanya aneh aja kelamaan bersenang-senang tanpa hasil. Di suatu hari saya akhirnya memutuskan untuk belajar memasak. Di samping saya doyan makan dan doyan jajan, belajar masak juga pasti berguna buat keluarga saya dan mungkin bisa dijadikan bisnis. Eh, tapi dulu belum sampai kepikiran bisnis sih. Intinya bisa makan enak, tanpa harus jajan dan pastinya kebersihannya terjamin dong.

Awalnya di pertengahan tahun 2013, saya secara tidak sengaja membuat hashtag #sundaycookingclub di mana setiap hari Minggu adalah jadwal saya untuk belajar masak. Hari Minggu dipilih karena hari di mana saya benar-benar santai, di rumah ada keluarga yang bisa icip-icip masakan, dan ada Ibu juga yang siap sedia membantu saya dan menjawab pertanyaan saya mengenai masak memasak (membedakan jahe, kencur, dan kunyit awalnya susah ya, sampai sekarang bahkan). Setiap hari Minggu, harus belajar satu hidangan. Itulah moto saya.

Untuk memilih menu apa yang akan dibuat sebenarnya simpel. Dikarenakan saya langganan buka Buzzfeed Food karena tampilannya yang yummy, mostly saya ambil resep dari situ. Kalau ingin masak makanan Indonesia baru manual googling deh. Cara memilih menu kedua adalah baca bahan dan cara memasaknya. Pastikan bahannya gampang dicari atau di-substitute, cara masaknya pun harus diperhatikan.

Kalau sudah menemukan yang pas, baru deh eksekusi. Belanja ke supermarket atau ke pasar atau nitip tukang sayur dekat rumah. Pada awalnya, saya langsung borong berbagai macam bumbu dan garnish seperti lada hitam yang ada grinder-nya, parsley kering, basil kering, rosemary, wijen, soy sauce, minyak wijen, dan pastinya harus stock olive oil untuk menggoreng dan memanggang, bawang putih, bawang merah, cabai, bawang bombay, dan daun bawang setiap saat di kulkas.

Masak memasak juga ada seninya loh. Seni menakar bumbu, seni memilih wajan dan panci, seni mengaduk, seni menuangkan minyak hingga kecap, dan seni-seni lainnya, sampai pada seni plating-nya. Tentunya biar bagus dong difoto dan bikin kalian kepingin, hihi. Sebisa mungkin saya plating apa yang saya buat semenarik mungkin. Saya sampai beli talenan berbentuk bulat dan kain untuk alas foto loh. Setelah itu saya post di Instagram dan Facebook dengan hashtag #sundaycookingclub.

Alhamdulillah responnya baik sekali dari keluarga maupun teman. SENANGNYAAAAAA. Banyak dari mereka yang kemudian main ke rumah saya untuk sekedar icip-icip hingga masak bareng. Lama kelamaan saya jadi semangat banget dan masaknya nggak hanya hari Minggu. Maka sempat saya tanya ke followers di Instagram baiknya pakai hashtag apa. Banyak yang memberikan rekomendasinya dan akhirnya jatuh dengan buatan saya sendiri…. #cookandbites!

Artinya simpel sih masak dan gigit. Harapannya dengan kegiatan masak memasak saya, orang-orang bisa mencicipi makanan saya berkali-kali karena ketagihan, jadi gigit terus! Kegiatan masak-memasak saya jadi tidak terpatok pada hari Minggu saja, tetapi kapan pun saya mau.  Banyak yang kemudian mengatakan bahwa saya harusnya punya blog/website untuk sharing resep dan cara memasaknya. Sebenarnya itu sudah terlintas di benak saya sejak pertama kali #sundaycookingclub terbentuk. Namun, waktu dan niatnya belum ada sih.Nah sekarang ini akhirnya jadi juga website-nya.

Semoga rasa ingin tahu kalian terpenuhi ya untuk bareng belajar masak-memasak. Oh ya, ke depannya tidak hanya resep saja yang saya bagi di sini, tapi juga cerita keseharian saya.

Welcome to my little home! 🙂